Diatas langit masih ada langit, hingga berhenti di Sang Pencipta Langit

di atas langit masih ada langit selalu begitu hingga berhenti pada Sang pencipta langit.
segala hasil yang didapat, uang yang banyak, kehidupan yang mapan, karir yang begitu tinggi mampu memalingkan manusia dari tetap berendah hati bahkan saling sapa.
diatas langit masih ada langit
via pixabay
merasa seakan tidak ada yang membandinginya di jagat raya ini, atau mungkin dia memang menyadari tapi berpaling dan lebih bergandeng tangan dengan sifat sombong dan gengsinya.
apakah dia lupa atau melupakan bahwa manusia di ciptakan dari air suci yang sama, hingga menjadi kotor setelah di beri nyawa dan menjadi dewasa dengan sifat menjijikannya.

hanya manusia yang memilih kubu negatifnya yang sadar tapi tidak mau menerapkan bahwa diatas langit masih ada langit

bagaikan katak yang berada dalam tempurung, merasa lompatannya sudah paling tinggi dan membentur atap langit, hingga sampai pada waktu yang membuka tempurung tersebut,
duarrr, hati kecilnya menangis.
lompatannya terlalu kerdil untuk menyentuh atap langit yang pertama sekalipun, bahkan terlalu pendek untuk menyebrangi sungai.
itu lah menusia dengan sifatnya yang sombong.
membanggakan apa yang dia miliki, dan mengelak menyadari bahwa banyak manusia yang mempunyai materi dan sifat rendah hati lebih banyak.

BACA JUGA : kata-kata kahllil gibran

tolong ingat-ingat sekaligus ingatkan mereka yang lupa bahwa selalu ada langit yang lebih tinggi.
kita ini manusia biasa yang penuh dengan limitasi pengetahuan, kita bahkan tidak tahu apa yang sedang dilakukan tetangga, kita saat kita berada di rumah menonton tv.
tanamkan sifat sadar rendah hati dan mengakui bahwa ada banyak orang yang lebih spesial diluar sana, jauh dari apa yang kita miliki sekarang.
ada hal lain di balik ini semua, kesadaran di atas langit masih ada langit ini di ciptakan agar kita tidak segera puas dengan apa yang kita miliki, tapi tidak juga membuat kita membabibuta sikat sana sikat sini.
kita harus menyadari jikalau ada banyak hal yang kita tidak tahu, ini lah pentingnya istilah ini. membuat kita lebih rendah hati, dan tetap belajar secara terus menerus.
seahli-ahlinya dalam bidang yang menjadi minat kita masih ada yang lebih ahli lagi
begitu ada orang yang berkelimpahan harta di kota ada yang lebih berkelimpahan di kota lain.
ada yang ilmunya sudah sangat tinggi, selalu ada yang lebih tinggi lagi ilmunya.
ada perusahaan yang begitu maju dan berkembang pesat selalu ada perusahaan lain yang maju dan berkembang lebih cepat
 selalu begitu dan terus seperti itu tergeneralisasi oleh alam.
akan tetap ada langit di atas langit hingga berhenti di Sang pencipta langit.
hanya manusia yang berkubu pada sifat sombong dan egoisnya yang tidak mau mengakui.

Tinggalkan komentar