Perbedaan pola pikir orang kaya dan orang miskin , mau miskin atau kaya kamu yang tentukan!!

siapa yang tidak ingin menjadi orang kaya?

pasti semua orang pasti ingin menjadi kaya.

tapi apakah pola pikir kamu kebiasaanmu sudah mencermikan apa yang orang kaya lakukan?.

mau kaya atau miskin kamu yang tentukan jika kamu terlahir kedunia karena miskin itu bukan kamu yang salah.

Tapi jika kamu mati masih dalam keadaan miskin itu adalah kesalahanmu.



apa yang menjadikan orang kaya dan miskin?

itu adalah pola pikir.

jika pola pikir mu masih seperti orang miskin kamu tidak akan pernah menjadi orang kaya.

lalu baaimana pola pikir orang kaya itu?

berikut adalah perbedaan pola pikir orang kaya dan orang miskin

orang kaya membaca buku dan orang miskin menonton televisi


coba kamu ingat ingat lagi, berapa jam waktu yang kamu habiskan untuk menonton televisi,

dan berapa jam waktu mu untuk membaca buku?

kapan terakhir kali kamu membaca buku?

jika ingin jadi orang yang kaya dan sukses mulai dari sekarang kurangi menonton tv dan perbanyak membaca buku.

ketika bekerja orang kaya di bayar berdasarkan hasil dan orang miskin di bayar berdasarkan waktu


ketika orang miskin bekerja di suatu tempat dengan jam kerja tertentu mereka hanya akan di bayar sesuai jam kerjanya,

apapun yang mereka lakukan selama tidak menambahkan hasil atau jasa di tempat mereka bekerja mereka hanya akan di bayar sesuai jam kerja.

berbeda dengan orang kaya mereka akan justru bekerja sama dengan suatu perusahaan memberikan inovasi dan pengaruh ke perusahaan tersebut,

dan mereka di bayar sesuai hasil dari kerja mereka. orang kaya di bayar berdasarkan hasil misalkan kamu ingin launching suatu produk digital atau tool tahun ini, dan memasarkannya.

mereka para calon pembeli tidak peduli dengan seberapa lama kamu menghabiskan waktu, seberapa keras usahamu membuat produk tersebut.

mereka hanya peduli pada hasil akhir dari produkmu.

dan jika produkmu sukses di pasarkan dan banyak yang beli. kamu tinggal duduk santai dan uang mengalir ke rekeningmu dengan sendirinya.

sekali lagi orang kaya di bayar berdasarkan hasil dan orang miskin di bayar berdasarkan waktu.

orang miskin menyalahkan orang lain dan orang kaya menanggung jawab kesalahannya sendiri


orang miskin selalu menyalahkan orang lain karena gagal,

"semua ini karena ekonomi negara yang buruk, ini karena pekerjaan saya, ini karena saudara saya, karena teman, tetangga"

dan mereka terus menyalahkan orang lain atas keadaan buruk yang menimpa mereka.

berbeda dengan orang kaya mereka akan bertanggung jawab atas semua kegagalan yang mereka alami.

mereka mengakui bahwa mereka gagal, dan mereka akan bertanggung jawab, dan menjadikannya pengalaman.

dan rasa tanggung jawa tersebut akan menjadi semangat pada orang kaya untuk membuat sesuat yang lebih baik, dan untuk melakukan sesuatu yang berbeda yang pastinya jauh lebih baik.

orang miskin fokus pda menabung sedangkan orang kaya fokus pada investasi.


orang miskin akan selalu fokus pada tabungan mereka, mereka lebih memilih makan di warteg dari pada di restoran agar segera dapat menabung dengan jumlah yang banyak.

dan lagi lagi manabung dan menabung.

Ingat berapapun uang tabungan kalian tidak akan pernah bisa bertambah meskipun kamu simpan sampai kapanpun.

satu juta akan tetap bernilai satu juta.

berbeda dengan orang kaya mereka lebih fokus pada investasi untuk mendapatkan uang yang lebih banyak lagi.

orang miskin lebih banyak mengeluarkan pendapat dan orang kaya lebih suka belajar dan belajar.


orang miskin akan cenderung sering kali mengeluarkan pendapat dan membahas banyak hal. olahraga,bisnis,ekonomi,politik. semua hal mereka bahas.

kenapa orang miskin lebih suka berpendapat?

karena itulah satu satu nya cara mereka mendapatkan banyak perhatian.

dan agar di anggap wow, padahal nyatanya tong kosong nyaring bunyinya.

orang miskin lebih suka beradu pendapat dari pada rendah diri dan terus belajar.

sedangkan orang kaya mereka akan lebih suka belajar belajar dan terus belajar dari pada harus membahas sesuatu yang tidak penting.

orang kaya akan selalu belajar dan bertanya secara terus menerus.

dan selalu memiliki sifat ingin tahu yang tanpa batas.

orang miskin pikir uang adalah sumber kejahatan dan orang kaya pikir kekurangan uang adalah sumber kejahatan


coba lihatlah ke suatu tempat yang berekonomi minim banyak sekali kejahatan,pencurian,mabuk dan lain lain.

semua itu terjdi karena kekurangan uang. dan perlu kamu ketahui uang sendiri bersifat netral, uang itu hanya seperti alat, mau digunakan untuk kejahatan atau kebaikan?

kamu yang menentukan!

orang miskin hanya memiliki mental undian sedangkan orang kaya memiliki mental mengambil tindakan.


mereka para orang miskin lebih memilih beradu nasib dengan undian.

jika saya menang saya kan beli ini beli itu dan lain lain meskipun kesempatan menang mereka sangat minim,

tapi mereka membeli semua hayalan mereka itu sedangkan orang kaya memiliki mental mengambil tindakan.

apapun yang terjadi mereka yang bertanggung jawab.

Ketika menginginkan sesuatu terwujud atau tidak orang kaya berfikir bahwa dirinya sendirilah yang memutuskan wujud atau tidaknya apa yang mereka inginkan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel