teknik follow up customer dengan kata kata sederhana yang 99% closing


tak jarang yang namanya jualan online para internet marketing mendapat php dari para pelanggannya.
katanya transfer besok ee malah gak jadi syukur kalau masih di balas tidak jadi,kalu tidak di balas sama sekali?


dikutip dari hubspot " 80% pembelian membutuhkan 5 kali follow up, tapi 44% pebisnis online  berheti saat penawaran pertama.."

riset tersebut membuktikan bahwa dalam online marketing memang 44% pebisnis  online gagal dalam 80% penjualan mereka, karena apa?
selain karena kurang follow up bisa jadi karena salah cara follow up nya karena memang beda pelanggan beda cara follow up.
Serta beda media beda cara, follow up lewat sms akan berbeda dengan follow up lewat telpon
Cara follow up lewat whatsapp akan berbeda dengan follow up lewat email.

pada kali ini hlaiki akan membagikan cara follow up customer dengan cara yang baik.


1. ajukan pertanyaan yang jawabannya mengansumsikan "YA"


cara kerja teknik ini sangat sederhana kita hanya akana membuat pelanggan yang kita follow up berasumsi "YA"

melalui pertanyaan yang kita ajukan.
Ketika memfollow up lewat whatsapp sms email atau yang lainnya, dalam internet marketing  kita dapat menancapkan asumsi di pikiran calon pembeli kita 
hanya lewat tulisan yang berisi pertanyan,

namun jangan sampai salah pertanyaaan.

contoh pertanyaan dengan kata kata yang salah,

"mas jadi beli bukunya, nggak?", "nggak"

" mbak, bajunya jadi di beli apa tidak?" "(nggak di balas, tau sendiri lah pasti jawabannya tidak)

tanpa disadari dengan mengajukan pertanyaan seperti di atas itu berarti kita menancapkan asumsi "TIDAK" di calon pembeli kita.

bandingan ketika semisal anda di beri pertanyaan seperti ini?

"mas, pesenan buku kemarin mau di transfer lewat BNI apa BCA?"

"mbak, bajunya yang kemarin mau di kirim lewat POS apa JNE?"

kebayangkan bedanya? pasti bisa merasakan. kuncinya dengan rumus
"mas/mbak, pesenan kemarin mau [sugesti] (x) atau (y)

Cara follow up dalam penawaran barang sebenarnya cukup sesedarhana itu namun masih jarang di ketahui



2. tancapkan asumsi pasti beli di pikiran calon pembeli.


hampir sama dengan point di atas, jika diatas berisi tentang pertanyaan yang mengansumsikan jawaban "YA" kali ini mengnsumsikan pasti beli,
agar lebih mudah saya berikan contoh kata kata follow up yang mengansumsikan pasti beli.

"mbak, sebelum transfer kira kira barang nya mau di kirim lewat JNE apa pos ya?" (mengamsumsikan dia bakalan transfer)

"mas, kira kira mau transfer siang ini apa nanti sore?" sama asumsinya dia bakalan transfer 

kebayangkan bagaimana caranya menanamkan asumsi di calon pembeli kita.


3. tanyakan ke mereka kenapa mereka mau membeli produk anda.


teknik kali ini masih sama dengan point di atas yang mengasumsikan pasti beli. kok bisa? ketika kita bertanya 
"owh iya mbak, kalau boleh tahu kenapa ya mbak pengen beli produk kami?" kebanyakan calon pembeli akan menjawab "karena...blaa.blaa.."
ketika merek memberikan alasan kenapa membeli produk kita itu artinya mereka memang benar benar ingin membeli produk yangg kita jual, dapat di pahami?


4.tunjukan testimoni dari pelanggan anda sebelumnya.


terkdang calon pembeli menunda nunda pembeliannya bukan karena terkadang mereka hanya kurang yakin dengan anda. karena itu berilah screenshot atau
apapun yang menunjukaan testimoni terhadap penjualan anda,
 dengan begitu calon pembeli akan semakin yakin dengan anda.

masalahnya bagaimana cara menunjukan testimoni jika masih dalam pertama penjualan? akan kita bahas di artikel selanjutnya. serta akan saya buatkan artikel bagaimana membangun personal branding yang pastinya
akan membuat anda lebih mudah dalam melakukan penjualan barang secara online.

mungkin cukup itu saja teknik sederhana follow up yang mempermudah anda agar dapat closing. terima kasih.

sumber: ebook teknik follow up 99% closing

0 Response to "teknik follow up customer dengan kata kata sederhana yang 99% closing"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel